Tampilkan postingan dengan label Kamera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamera. Tampilkan semua postingan

Cara Mengganti Lensa Kamera DSLR

Senin, 18 Februari 2013 10.29 , | Posted by Grup Photografer

Cara Mengganti Lensa Kamera DSLR

Salah satu keuntungan dari DSLR adalah fotografer dapat menukar lensa pada bodi kamera untuk mendapatkan berbagai efek fotografi. Mengganti lensa pada kamera merupakan langkah penting dalam bidang fotografi. Memiliki dan menggunakan banyak lensa menawarkan perspektif atau keuntungan tersendiri dalam pengambilan gambar. Kamera DSLR memiliki mekanisme untuk mengganti lensa dengan cepat dan mudah.
Berikut adalah beberapa teknik untuk mengganti lensa DSLR. Keuntungan dari teknik ini, adalah sangat cepat dan mudah, dan meminimalkan risiko masuknya debu pada sensor kamera.
  1. Hindari mengganti lensa di lingkungan berisiko (di mana ada angin, air, debu, dll).
  2. Matikan kamera sebelum mengganti lensa. Pada beberapa kamera, sensornya memiliki muatan listrik yang akan menarik debu seperti magnet.
  3. Siapkan lensa pengganti sebelum melakukan pergantian sehingga kamera tidak terbuka untuk jangka waktu yang lama.
  4. Pegang bodi kamera dengan satu tangan dan pegang lensa dengan tangan yang lain. Arahkan kamera ke bawah ketika mengganti lensa.
  5. Tekan tombol pelepas lensa, biasanya terletak pada bodi kamera di dekat lensa. Mungkin lebih mudah jika menekan tombol dengan jari pada tangan yang sedang memegang bodi kamera. Dengan demikian kita masih dapat memegang lensa dengan baik.
  6. Pegang kamera terbalik (dengan lensa menghadap ke bawah) ketika mengganti lensa – sehingga tidak memungkinkan debu masuk ke dalam kamera (kecuali ada angin yang berhembus ke dalamnya).
  7. Lanjutkan menekan tombol pelepas lensa, dan perlahan-lahan putar lensa menjauh dari bodi kamera. Tidak perlu dipaksa, karena seharusnya lensa dapat dengan mudah dilepas. Jika tidak, pastikan tombol pelepas ditekan sepenuhnya.
  8. Pegang bodi kamera dengan aman, sementara menyelaraskan lensa baru pada kamera tersebut. Tanda petunjuk penyelasaran ada dua, satu terletak pada lensa, sedangkan yang lain pada bodi kamera. Tergantung pada kamera DSLR yang kita punya, panduan penyelarasan mungkin bervariasi. Beberapa kamera dapat berupa dua titik, sedangkan tipe lain mungkin berbentuk dua garis kecil.
  9. Periksa lensa yang sebelum memasangnya, apakah terdapat debu – jika ada gunakan blower untuk membersihkannya.
  10. Sejajarkan tanda petunjuk penyelarasan keselarasan dan putar lensa ke dalam bodi kamera dengan arah yang berlawanan dari cara saat melepasnya. Lensa harus tepat ke tempatnya. Jika tidak, pastikan tombol pelepas lensa tidak ditekan.
  11. Pasang tutup pada kedua lensa. Simpan dengan aman dalam tas kamera.

Apa Itu Kamera

Sabtu, 16 Februari 2013 17.30 , | Posted by Grup Photografer
Pengertian kamera


Kamera merupakan alat yang berfungsi dan mampu untuk menangkap dan mengabadikan gambar/image. Kamera pertama kali disebut sebagai camera obscura, yang berasal dari bahasa latin yang berarti ruang gelap. Camera obscura merupakan sebuah alat yang terdiri dari ruang gelap atau kotak, yang dapat memantulkan cahaya melalui penggunaan dua buah lensa konveks, kemudian menempatkan gambar objek eksternal tersebut pada sebuah kertas/film, film tersebut diletakkan pada pusat fokus dari lensa tersebut. Camera obscura yang pertama kalinya ditemukan oleh seorang ilmuwan Muslim yang bernama Alhazen, hal tersebut terdapat seperti yang dijelaskan pada bukunya yang berjudul Books of Optics (1015-1021).
Sementara di tahun 1660-an ilmuwan asal Inggris Robert Boyle dan asistennya Robert Hooke menemukan portable camera obscura. Namun kamera pertama yang cukup praktis dan cukup kecil untuk dapat digunakan dalam bidang fotografi ditemukan pertama kali oleh Johann Zahn, penemuan tersebut terjadi pada tahun 1685. Kamera fotografi pada awalnya banyak yang menerapkan prinsip model Zahn, dimana selalu menggunakan slide tambahan yang digunakan untuk memfokuskan objek. Sistem tersebut adalah dengan memberikan tambahan sebuah plat sensitif di depan lensa kamera tersebut setiap sebelum melakukan pengambilan gambar.